Tahapan Produksi Kerajinan Untuk Pasar Lokal

Tahapan Produksi Kerajinan Untuk Pasar Lokal. Kemampuan kerajinan lokal khususnya kursi rotan harus dibangun secara cermat. Kapasitas ini cukup besar karena usaha kecil menengah (UKM) bisa bergerak maju secara mandiri. Meskipun berstatus tidak resmi karena keterbatasan dana tapi sepanjang legal dan halal, maka potensi tersebut bisa dimaksimalkan.

Tahapan produksi kursi rotan dimotivasi secara kreatif dan inovatif. Pendorong inilah yang memacu semangat UKM untuk lebih berkarya secara dinamis. Secara umum, pasar domestik selalu menyerap produk kerajinan lokal karena di dorong 2 (dua) faktor, yakni, harga terjangkau dan produk yang berkualitas. Perhatikan juga pasar sasaran wirausaha produk kerajinan untuk pasar lokal

Produksi kerajinan

Tahapan kerajinan domestik

Produksi kerajinan domestik Indonesia memiliki prospek cerah dan diakui dunia Internasional. Perspektif itu terjadi karena faktor pengrajin yang berpengalaman, komponen budaya yang melekat, dan nilai sejarah yang tinggi. Kualitas produk kursi rotan juga perlu diperhatikan dengan mengamati objek tersebut secara seksama.

Kualitas kursi rotan yang sudah jadi harus terlihat sempurna dan tidak boleh ada cacat produk. Sebelum hal itu terjadi, maka peninjauan terhadap sumber masalah perlu dikaji lebih lanjut. Tahapan kerajinan lokal yang perlu dicermati supaya dapat diserap pasar lokal, yakni : bahan baku dan proses pembuatannya. Mari simak pembahasannya.

Bahan baku

Pengambilan bahan baku yang bersumber dari luar daerah belum tentu bisa dipastikan kualitasnya bagus atau tidak. Pilihlah bahan baku rotan yang bersumber dari lokasi setempat yang sudah dipakai bertahun–tahun. Pembuatan kursi rotan pada produksi kerajinan sebaiknya terdiri dari bahan yang berkualitas bagus.

Dengan adanya bahan baku yang bagus, maka proses pembuatan bisa dioptimalkan dan dimaksimalkan. Patut dicermati bahwa cacat produk bukan hanya terjadi karena keliru merancang kayu rotan. Tapi bisa juga karena bahan baku yang tidak berkualitas. Potensi produk gagal bisa diminimalkan dan tidak merugikan produsen sebagai penghasil kerajinan.

Proses pembuatannya

Proses pembuatan juga turut memberi andil pada kualitas kursi rotan apabila sudah jadi. Produksi kerajinan tersebut harus dikerjakan dengan tenaga-tenaga trampil dan handal. Tentunya dengan pengalaman para pengrajin yang dipadukan dengan kreatif dan inovasi. Teknologi yang bisa dipakai adalah teknologi tradisional dan teknologi moderen.

Transfer pengetahuan antara pengrajin senior kepada pengrajin junior mutlak dilakukan. Perspektif ini terjadi supaya ke duanya saling melengkapi dan saling membantu. Regenerasi pengetahuan ini dilakukan untuk menjaga kelestarian dan budaya bangsa. Hindari pemikiran negatif bahwa transfer pengetahuan bukan berarti menambah persaingan melainkan saling menutupi kekurangan yang ada. Simak juga beberapa ide untuk pasar lokal

Produksi kerajinan kursi rotan merupakan salah satu produk yang tahan banting terhadap ragam krisis. Pada saat bisnis besar tidak berkutik terhadap krisis moneter, bisnis UKM tampil pada garda terdepan sebagai penghasil devisa daerah dan negara. Pemberian pinjaman lunak perlu dilakukan supaya UKM tersebut bisa bergerak maju dan menyerap tenaga kerja.


READ  Pengertian Pasar Lokal dan Contohnya di Indonesia

You May Also Like

About the Author: Admin